Balangan–Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dengan berbagai kendala.
Perlu diketahui Asesmen Nasional sendiri merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dalam meningkatkan mutu pendidikan yang mengacu pada input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.
Sebelum dilaksanakan AN terdapat beberapa rangkaian seperti simulasi yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu dan Gladi
yang baru saja dilaksanakan pada Senin - Kamis (02-05/09).
Muhammad Syahril Hamsin, Teknisi SMP Negeri 2 Awayan menerangkan bahwa tidak mengalami kendala yang berarti.
“proses pelaksanaan gladi bisa dikatakan sangat lancar dibanding simulasi beberapa waktu lalu namun yang bermasalah hanya berupa kelistrikan di tempat kami,”ungkapnya.
senada dengan itu Ika Maulidiyawatie, Proktor SMP Negeri 1 Lampihong mengaku pada pelaksanaan gladi kali ini masih terdapat sejumlah error pada perangkat peserta namun masih bisa teratasi.
“kendala yang dihadapi hanya ada beberapa perangkat peserta yang tiba-tiba eror atau ter logout sendiri, Tapi hal tersebut dapat sesegera mungkin diatasi dengan menu reset ulang melalui perangkat yang dimiliki Proktor sehingga peserta login ulang,”ujarnya
Ika sapaan akrabnya menyampaikan pula pada pelaksanaan ANBK kali ini menyiapkan dua ruangan untuk 31 peserta yang menjadi sampling pada ANBK tahun ini.
Muhammad Nashir, Teknisi SMP Negeri 2 Juai juga mengungkapkan bahwa pihaknya cukup lancar dalam mengikuti ANBK.
“bisa dikatakan cukup lancar karena kendala - kendala yang ada masih dalam batas kewajaran seperti ter-logout sendiri itu pun tidak semua peserta yang mengalami hanya beberapa orang saja,”imbuhnya.
Nashir menambahkan dengan adanya Gladi tentunya sangat membantu guna mengikuti pelaksanaan ANBK yang nantinya akan diselenggarakan pada Senin - Kamis (09 - 12/09) nantinya.
Mengutip dari kemdikbud.go.id Perlu diperhatikan bahwa Asesmen Nasional (AN) tidak menggantikan peran Ujian Nasional (UN) dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar peserta didik secara individual, melainkan digunakan sebagai sumber informasi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan, sebagai alat untuk mengevaluasi mutu sistem, juga menghasilkan potret yang lebih utuh tentang kualitas hasil belajar serta proses pembelajaran di satuan pendidikan.