Selama hampir dua pekan setelah para santri tinggal di Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Martapura berbagai kegiatan dilaksanakan khususnya kegiatan inti yaitu Forum Ta’aruf dan Orientasi Santri (FORTASI). Para santri pertama kali masuk pondok pada hari Rabu, tanggal 10 Juli 2024 dari berbagai daerah mulai yang terdekat sampai yang paling jauh. Asal daerah santri beragam mulai dari Martapura, Banjarmasin, Binuang, dan Rantau dengan jumlah 11 orang pada angkatan pertama ini. Alhamdulilah, seluruh orang tua santri menyambut baik ketika penyerahan pada hari Rabu dengan melihat fasilitas sarana prasarana yang nyaman untuk tinggal di pesantren. Bahkan, salah satu wali santri menyebut kepada pengasuh bahwa fasilitas ini lebih dari cukup, karena terlalu bagus untuk angkatan pertama. Para santri juga sangat senang dengan fasilitas dari Kasur dan Ranjang yang berkualitas bagus, lemari, dan seragam yang eksklusif. Santri mendapatkan makanan yang sehat karena dimasak langsung oleh ibu dapur pondok sebanyak tiga kali dalam sehari dengan berbagai menu yang meliputi nasi, lauk, dan sayur.
Selama dua pekan ini santri dibiasakan untuk beradaptasi tinggal dipondok agar bisa lebih mandiri sehingga perlu ada pengarahan dan penyampaian materi khusus tentang kepengasuhan. Santri juga diajarkan bagaimana caranya mencuci pakaian walaupun di MBS Martapura juga sudah ada fasilitas loundry. Selain itu, terkait jadwal waktu shalat dan keseharian selama di pesantren juga disampaikan agar santri bisa lebih disiplin dan memahami waktu shalat. Sebelumnya ustadz Edi Rukman menjelaskan materi kepondokan mengenai visi dan misi pesantren serta bagaimana sikap dan karakteristik seorang santri. Pada masa awal setiap setelah shalat ada wejangan nasehat dan motivasi para ustadz untuk menguatkan para santri. Seperti biasanya santri dalam beberapa hari masih sedih dan rindu dengan orang tuanya maka pesantren beberapa malam mengadakan nonton film bersama yaitu film yang berisikan motivasi masuk pesantren. Selama kegiatan FORTASI para santri ditemani fasilitator dari IPM Kab. Banjar dengan kreatif mengasah kemampuan santri dengan game yang unik. Sebelum santri ikut lomba pada hari Sabtu, 20 Juli 2024 maka masing-masing melakukan persiapan. Khususnya tim cerdas cermat diberikan beberapa buku untuk dibaca dan dipelajari, para santri antusias dengan membaca ketika siang maupun malam. Santri lainnya ikut membantu dengan sama-sama mendukung dan khususnya dalam persiapan lomba. Alhamdulilah, para santri bisa mendapatkan juara 1 pada lomba cerdas cermat dan juara 2 lomba tarik tambang tingkat Kabupaten sekolah Muhammadiyah.
Pondok Pesantren MBS Martapura tentu tidak hanya sebatas pesantren sebagai wadah pembelajaran, tapi lebih dari itu, yaitu sebagai pusat keilmuan dan ketarjihan artinya sebagai laboratorium agama ataupun wadah intelektual baik dalam aspek ilmu pengetahuan maupun agama dalam aspek tarjih dan tajdid. Hal ini menjadi tantangan kedepan bagaimana pesantren harus lebih inklusif dengan keterbukaan dalam event sosial-keagamaan sebagai ruh kemajuan intelektualitas umat. Pondok Pesantren MBS Martapura juga memiliki jargon sebagai pesantren ramah santri sebagai kebutuhan dan relevansi zaman dalam menunjang pengembangan diri seorang anak. Ramah santri dalam MBS Martapura mulai berkaitan dengan kurikulum yang memberikan ruang bagi santri sebagai subjek dalam mengembangkan diri, menghadirkan kemerdekaan pembelajaran dengan program peminatan dan metode yang variatif dengan basis kekuatan digital. Selain itu, fasilitas yang ramah untuk menunjang kenyamanan dan keamanan para santri agar para wali santri dapat percaya dan yakin menitipkan anak-anaknya ke pesantren ini. Pola kehidupan seperti makan dan jadwal keseharian mereka juga diperhatikan agar mereka dapat tumbuh sehat dan produktif menjadi manusia yang berakhlak mulia memiliki karakter maju dan nilai-nilai positif dalam dirinya. Pesantren ramah santri bukan berarti memanjakan seorang santri namun mendidik dengan pendekatan dan sifat yang rahmat sebagaimana hadirnya agama Islam merupakan perwujudan dari hadirnya rahmat Allah bagi seluruh alam semesta.