Martapura-Aktivitas Pos Koordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Banjar yang berlokasi di SD Alam Muhammadiyah Martapura, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Senin (12/01), terpaksa dihentikan sementara akibat keterbatasan logistik yang tersedia. Kondisi tersebut berdampak langsung pada layanan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana yang selama ini bergantung pada dukungan posko tersebut.
Firman Hadi, Relawan Muhammadiyah Kabupaten Banjar sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banjar, menyampaikan bahwa penghentian operasional dilakukan karena stok logistik utama sudah tidak mencukupi untuk melanjutkan pelayanan.
“Untuk sementara kami berhenti beroperasi karena kekurangan logistik. Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi beras, bumbu dapur, dan lauk-pauk,” ungkap Firman.
Diketahui, Posko Koordinasi MDMC Kabupaten Banjar mulai beroperasi sejak 27 Desember 2025. Selama masa operasional tersebut, MDMC telah melakukan berbagai aksi kemanusiaan, di antaranya menyalurkan logistik ke dapur umum warga serta mendistribusikan ratusan paket makanan siap saji ke sejumlah desa terdampak bencana di Kabupaten Banjar.
Dalam pelaksanaan aksi-aksi penanggulangan bencana tersebut, MDMC Kabupaten Banjar mendapat dukungan penuh dari Lazismu. Hingga saat ini, Lazismu telah menyalurkan bantuan dana kemanusiaan senilai Rp31.540.000 untuk mendukung operasional dan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.
Untuk mendukung keberlanjutan aksi-aksi penanggulangan bencana ini, Muhammadiyah membuka kesempatan donasi melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) Lazismu Kabupaten Banjar dengan nomor 5556662013, atau dapat menghubungi Admin Lazismu Kabupaten Banjar melalui nomor 0813-4603-2013.