Mandiangin – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mandiangin kembali menggelar kegiatan penyantunan anak yatim piatu dan dhuafa/lansia, sebuah tradisi yang telah berlangsung selama kurang lebih 60 tahun. Acara ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun, tepatnya pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha (29/03/25).
Pada tahun ini, panitia penghimpunan donasi berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 40 juta yang bersumber dari infaq dan sedekah masyarakat. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 85 anak yatim piatu serta 135 kaum dhuafa dan jompo.
Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjar, PCM Mandiangin, Pambakal Desa Mandiangin Timur, organisasi otonom tingkat PCM, serta tokoh masyarakat. Total peserta yang hadir dalam kegiatan ini mencapai kurang lebih 350 orang.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga dirangkai dengan buka puasa bersama. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Mandiangin, Gusti Lukman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur serta panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara. Ia berharap tradisi kebaikan ini dapat terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya serta kepada panitia yang telah berusaha maksimal dalam menyelenggarakan acara ini. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua,” ujar Gusti Lukman dalam sambutannya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, PCM Mandiangin terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas sosial masih terus terjaga dan berkembang dalam kehidupan bermasyarakat.