leaderboard

Kesehatan

Kesehatan

Pelatihan Layanan Kesehatan Inklusif Digelar di Kabupaten Banjar

Pelatihan Layanan Kesehatan Inklusif Digelar di Kabupaten Banjar

Martapura, 26 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas, Program Inklusi ‘Aisyiyah Kabupaten Banjar mengadakan In Hosue Training Layanan Kesehatan yang Inklusif pada Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Baiman BAPPEDALITBANG Kabupaten Banjar dan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan serta Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Selatan.

Acara ini dibuka dengan kata pengantar dari perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, yang menegaskan pentingnya layanan kesehatan inklusif sebagai hak dasar bagi semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas. “Kita perlu memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di daerah ini dapat diakses oleh semua masyarakat, tanpa terkecuali. Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam membangun layanan yang lebih inklusif,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari kepala fasilitas kesehatan, tenaga medis, petugas administrasi, serta pengelola layanan kesehatan. Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi pemahaman tentang inklusi disabilitas dalam layanan kesehatan, kebijakan dan standar layanan kesehatan inklusif, serta penerapan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM).

Ketua PPDI Kalimantan Selatan menyampaikan pengalaman serta tantangan yang masih dihadapi penyandang disabilitas dalam mengakses layanan kesehatan. Ia menekankan perlunya peningkatan empati dan kesadaran tenaga medis terhadap kebutuhan pasien dengan disabilitas. Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi menjelaskan kebijakan terbaru dalam standar layanan kesehatan inklusif serta strategi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi kelompok rentan.

Selain sesi diskusi, pelatihan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung dalam memahami kebutuhan pasien disabilitas serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) untuk pengembangan layanan kesehatan inklusif di fasilitas kesehatan masing-masing.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tenaga kesehatan dan pengelola layanan kesehatan di Kabupaten Banjar semakin siap dalam memberikan pelayanan yang ramah dan aksesibel bagi penyandang disabilitas, serta mampu mengimplementasikan standar layanan kesehatan inklusif di berbagai fasilitas kesehatan di daerah ini.

Bagikan:
Bawi

Bawi

HABARMU adalah portal berita terpercaya yang menyajikan berbagai informasi terkini, akurat, dan terverifikasi kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pembaca dapat memperoleh informasi yang jelas, relevan, dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan