Martapura – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banjar menggelar Baitul Arqam Dasar (BAD) pada 24–26 Oktober 2025 di Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar Mandiangin. Kegiatan ini mengusung tema “Menyiapkan Pemuda Negarawan, Mengokohkan Peran Kebangsaan.” BAD diikuti oleh seluruh perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Banjar dan lebih dari 30 peserta calon kader Pemuda Muhammadiyah.
Ketua PDPM Banjar, Muhammad Fikri, dalam sambutannya menegaskan bahwa BAD menjadi langkah strategis dalam membangun kader yang tidak hanya memahami ideologi Muhammadiyah, tetapi juga mampu berperan nyata di tengah masyarakat. Ia menyampaikan pentingnya membentuk kader yang memiliki integritas, kepekaan sosial, dan semangat kebangsaan yang kuat.
Ketua pelaksana kegiatan, Pebriyandi, yang juga Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PDPM Banjar, menjelaskan bahwa peserta BAD berasal dari seluruh PCPM di Kabupaten Banjar dengan latar belakang yang beragam. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah penguatan kapasitas kader agar siap melanjutkan estafet kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah di berbagai tingkatan.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Selatan, Al Bawi, dalam sambutannya menyoroti pentingnya membangun karakter pemuda negarawan sejak di tingkat paling bawah, mulai dari lingkungan desa. Ia menjelaskan empat pilar pemuda negarawan yang mencakup: komitmen moral dan spiritual, kemampuan intelektual, kepekaan sosial, serta peran aktif dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, pemuda harus mampu menjadi penggerak perubahan dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjar, Hasbi Rivani, turut memberikan arahan dan motivasi kepada peserta BAD. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Muhammadiyah dan Islam harus menjadi ruh dalam setiap langkah kader Pemuda Muhammadiyah. “Peran kebangsaan tidak harus menunggu di level tinggi. Dari tingkat RT pun, anak muda bisa menjadi pemimpin yang baik, berintegritas, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan BAD ini menjadi bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan PDPM Banjar untuk menyiapkan generasi muda yang siap berkhidmat, berperan dalam pembangunan daerah, dan memperkuat kontribusi Muhammadiyah bagi bangsa.