Martapura – SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bagi siswa-siswa yang tergabung dalam Tapak Suci pada 25–26 Oktober 2024. Kegiatan ini berlangsung di SD Alam Muhammadiyah Martapura dengan jumlah peserta sebanyak 238 orang, yang terdiri dari para pelajar SD Muhammadiyah 9 yang mengikuti latihan Tapak Suci sebagai bagian dari pengembangan pendidikan karakter dan bela diri. (26/10/24)
Kegiatan UKT ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan para siswa dalam teknik dasar bela diri Tapak Suci, serta sebagai bentuk pembinaan mental dan kedisiplinan. Pelaksanaan ujian berlangsung meriah dengan kehadiran para pelatih dan guru pendamping yang memberikan dukungan penuh kepada para peserta. Setiap peserta diuji berdasarkan levelnya, termasuk kemampuan dasar, teknik serangan, dan pertahanan diri, di bawah pengawasan langsung instruktur yang berpengalaman.
"UKT ini menjadi momen penting untuk melihat perkembangan kemampuan bela diri siswa sekaligus mengasah ketahanan mental mereka. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi para siswa untuk terus berkembang, baik secara fisik maupun spiritual," ujar salah satu guru yaitu Rina Nur Lita, S. Pd sebagai Wakasek Kurikulum
Rina Nur Lita juga menyampaikan "kegiatan kenaikan tingkat tapak suci dari tingkat dasar ke melati satu dan melati satu ke tingkat melati 2.
Kenaikan tingkat tapak suci yang dilakukan oleh SD Muhammadiyah 9 ini bukan hanya sekedar kenaikan tingkat, akan tatapi tapak suci adalah salah satu mata pelajaran wajib yang harus di ambil oleh setiap siswa SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin. Kegiatan ini di ikuti oleh siswa berjumlah 238 yang dilaksanakan 1 hari 1 malam di SD alam Almira Martapura".
Acara ini diakhiri dengan pemberian sertifikat dan penobatan kenaikan tingkat bagi siswa yang berhasil lulus ujian. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin dalam mengintegrasikan pendidikan jasmani dan rohani bagi siswa-siswanya melalui kegiatan bela diri.